Gaya fountain kustom mencakup berbagai pendekatan estetika untuk sesuai dengan konteks arsitektur dan preferensi pribadi. Gaya modern menampilkan garis bersih, bentuk minimalis, dan bahan seperti stainless steel atau kaca, sering kali dengan pola air geometris (lembaran vertikal, jet presisi). Gaya klasik mengambil inspirasi dari tradisi Eropa, dengan menyertakan patung yang rumit, bak bertingkat, dan motif dekoratif, biasanya dalam batu alam. Gaya naturalistik meniru fitur air organik, menggunakan batu sungai, batu besar, dan aliran melengkung untuk menciptakan lanskap terinspirasi hutan. Gaya oriental mengintegrasikan elemen seperti bambu, pot keramik, dan desain terinspirasi Zen, menekankan ketenangan. Gaya industri menggunakan material daur ulang (baja cuaca, beton), akhir mentah, dan komponen mekanis terbuka untuk tampilan edgy. Gaya tropis memasukkan tanaman lebat, motif terinspirasi palem, dan pencahayaan berwarna-warni untuk suasana seperti resor. Gaya hybrid menggabungkan elemen, seperti fountain modern dengan aksen batu alam, memungkinkan penyesuaian untuk mencocokkan visi desain unik.